smpit ihsanul fikri
Kamis, 22 Januari 2026 12:01 WIB

MUNGKID – SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid terus memperkuat langkahnya dalam bertransformasi menjadi lembaga pendidikan berbasis dua bahasa. Melalui program bertajuk "Teachers Training, Ihsanul Fikri Goes to Bilingual School", seluruh jajaran pendidik dan pengasuh asrama mengikuti pelatihan intensif selama sepekan (19–24 Januari 2026).
Komitmen Sejak Tahun Lalu
Kegiatan yang berpusat di Gedung Haji Yusuf Asy’ari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pelatihan yang telah berjalan secara bertahap sejak September 2025. Kali ini, sekolah menggandeng BLESSED CONSULTANT sebagai fasilitator profesional untuk memastikan standar kualitas program bilingual tersebut.
Metode yang digunakan cukup komprehensif. Tidak hanya penyampaian materi di dalam kelas, para Trainer dari BLESSED juga melakukan supervisi langsung terhadap guru saat praktik mengajar di kelas.
Aktivitas Positif Siswa Selama Pelatihan
Selama para guru fokus meningkatkan kompetensi, kegiatan belajar mengajar (KBM) reguler siswa dialihkan ke program pengembangan diri yang produktif, di antaranya:
Sosialisasi Kesehatan: Edukasi pola hidup sehat oleh tim Poskestren dan Organisasi PMR.
Gerakan Kebersihan: Agenda rutin "jemur kasur" serentak untuk menjaga higienitas asrama.
Motivasi Bahasa: Sosialisasi dari lembaga bahasa Language Force (LeF) untuk memacu semangat santri berkomunikasi dengan bahasa asing.
Sementara itu, siswa kelas 9 tetap menjalankan agenda akademik Uji Coba Tes Kemampuan Akademik (UCO TKA) sebagai persiapan matang menuju jenjang SMA/MA.
Mencetak Generasi Berwawasan Global
Harapannya, melalui training yang berkesinambungan ini, seluruh guru dan musyrif/musyrifah memiliki kesiapan mental serta kompetensi bahasa yang mumpuni. Dengan staf yang kompeten, program Bilingual School di SMPIT Ihsanul Fikri diharapkan dapat segera terwujud secara optimal demi mencetak generasi yang unggul dan berwawasan global.